Latest Videos from YouTube
Showing posts with label belajar seo. Show all posts
Showing posts with label belajar seo. Show all posts

Belajar SEO Untuk E-Commerce atau Toko Online

[postlink] http://wongmatoh.blogspot.com/2013/09/belajar-seo-untuk-e-commerce-atau-toko.html[/postlink]

SEO untuk E-Commerce atau toko online adalah Seacrh Engine Optimization untuk toko online, teknik yang bisa membuat website Anda berada di halaman depan hasil pencarian search engine.

Harus diperhatikan, jika tidak Anda akan rugi besar tanpa hasil apapun. Yakni jangan pernah beli domain, sewa web hosting dan memasang iklan berbayar untuk berlatih membuat website dan SEO untuk toko online.

Selalu gunakan yang gratis, kalaupun bayar haruslah yang sangat murah. Untuk promosi jangan gunakan Googe adwords, Facebook ads, iklan PPC (pay per klik) dimana Anda diharuskan membayar setiap kali ada orang yang klik iklan Anda karena sangat mahal.

Walaupun harganya hanya Rp. 200,- per 1000 klik tetap saja bisa bikin Anda bangkrut. Selain mahal, setelah masa tayang iklan Anda habis, pengunjung ke website Anda juga bisa habis. Resiko Anda tanggung sendiri. Kecuali Anda memiliki pendapatan minimal 50 juta perbulan.

Langkah yang cerdik adalah menggunakan teknik SEO untuk toko online karena murah bahkan gratis, dan pengunjung yang kita dapat, datang dari search engine secara terus menerus tanpa batas waktu dan dalam waktu yang lama.

Salah satu yang sangat mempengaruhi berkembangnya dunia marketing adalah pemanfaatan teknologi online sebagai trendsetter. Bagaimana trend ini mempengaruhi dunia marketing. 

Marketing online popular sejalan dengan makin populernya penggunaan internet. Sebelum adanya marketing online, kegiatan marketing membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya banyak perusahaan kecil atau yang baru bertumbuh tidak mampu melakukan aktivitas marketing secara optimal. Menjamurnya jejaring social seperti Facebook ini membuka peluang usaha dengan lebih baik dan berbiaya relative lebih murah.

Misalkan kita menggunakan program iklan yang baru dibayar ketika ada orang yang mengklik iklannya. Biaya pemasangan iklan pun disesuaikan dengan alokasi yang ada. Sebelum adanya marketing online  cara beriklan yang sangat fleksibel ini belum pernah ada. Ini adalah inovasi dalam marketing online. Masih ada lagi inovasi lain yaitu SEO untuk E-Commerce/toko online.

SEO lebih ditujukan untuk mengoptimalkan halaman-halaman website agar menempati posisi tertinggi dalam hasil pencarian data oleh mesin pencari data. Sudah bukan rahasia lagi jika pengelola website berusaha keras agar websitenya selalu menduduki ranking pertama dan paling tidak TOP-10 dalam hasil pencarian data oleh Google atau Yahoo.

Tujuan utama SEO adalah untuk memudahkan orang lain dalam mendapatkan berbagai informasi yang paling akurat sesuai dengan criteria yang dibutuhkan. Artikel berikutnya mari kita coba pelajari lebih detail Optimasi SEO on page untuk E-commerce atau Toko Online

Optimasi SEO dan Riset Keyword (Keyword Research)

[postlink] http://wongmatoh.blogspot.com/2013/09/optimasi-seo-dan-riset-keyword-keyword.html[/postlink] optimasi seo dan riset keywordRiset keyword masih memegang peranan penting walaupun peta dan strategi SEO sudah banyak berubah (dari optimalisasi on-page menjadi link building dan sekarang ini social marketing). Sejak awal, Panduan SEO ini hanya membahas analisis topik dan bagaimana melakukan optimalisasi pada subtopik tertentu.

Masalahnya, cara berpikir casual searcher seringkali tidak sesuai dengan optimalisasi yang kita lakukan, mereka menggunakan pencarian sederhana yang kadang sulit dipahami atau tidak tepat (misal; “mesin pencari selain mozilla”) atau malah memasukkan setump“cara penggunaan dan teknologi dari website-website pencari (search engine)” – long tail anyone?).
uk kata (misal;

Penentuan tujuan situs web dan identifikasi audien adalah satu aspek dari SEO untuk membuat anda fokus, adapun keyword research bertujuan untuk memperluas cakupan ‘bahasa’ dan ‘istilah’ yang digunakan target audien saat mereka menggunakan mesin pencari.

Proses utama dalam riset kata kunci adalah sebagai berikut:


1. Membuat list kata kunci

 –  Yang mungkin digunakan audien situs anda.

2. Menghitung perkiraan jumlah pencarian harian 

–  Pada major search engines untuk kata-kata kunci tersebut.

3. Mengevaluasi persaingan 

–  Yaitu situs-situs web yang akan anda hadapi untuk mendapat ranking pada setiap keyword.

4. Mengevaluasi Data

- Dari data yang terkumpul kemudian pilih sejumlah kata kunci dengan volume pencarian tinggi (banyak pencari yang menggunakan keyword tersebut setiap harinya) tapi dengan kompetisi yang rendah (tidak terlalu banyak situs yang mempromosikan dirinya untuk kata kunci tersebut).

Membuat list keyword


Tidak ada rumus baku untuk membuat list keyword – saya coba rangkum beberapa strategi saja. Idealnya semua strategi ini digunakan untuk konfirmasi dan pengayaan. Pada proyek kecil bisa saja beberapa langkah dilewat dan digunakan saat situs mulai berkembang.

Brainstorming

• Siapa anda? Nama perusahaan anda (singkatan dan nama lengkap)? Untuk bisnis kecil barangkali perlu juga dicantumkan nama pemilik atau pengurusnya.
• Produk/jasa apa yang ditawarkan? Tuliskan istilah yang biasa digunakan pada industri anda dan nama produk yang ditawarkan.
• Dimana posisi anda? Optimalisasi lokasi geografis (geo-targetting) sangat penting kalau jenis bisnis/organisasi anda adalah brick and mortar.
• Special needs apa yang hendak dipenuhi situs/bisnis anda? Ide kata kunci bisa banyak diperoleh kalau anda sudah menentukan tujuan dan target audien situs anda.
• Posisikan diri anda sebagai pencari atau target audience, dan bayangkan diri anda sebagai orang yang akan dilayani. Apa yang akan anda ketik pada kotak pencarian?
• Gunakan variasi semua kata kunci yang sudah dibuat. Misal; ‘search engine marketing‘ dan ‘search engine optimization‘ bisa dianggap hal yang sama dan varian satu sama lain (begitu pula ‘search marketing‘). Gunakan bentuk tunggal dan jamak (tergantung bahasa).
• Perhatikan tema dan event yang biasa mempengaruhi bisnis anda (seasonal, misal; Ramadhan, Halloween, atau Natal).

Namanya juga brainstorming, intinya adalah membuat list sebesar mungkin. Memang kesannya repot dan membosankan, tapi anda tidak usah takut kelupaan sesuatu – cantumkan saja semua yang terpikirkan.

Langkah berikut? Gunakan bantuan.

Mengembangkan list

Ada banyak resource yang bisa anda gunakan untuk mengembangkan master list. Dalam beberapa kasus sumber-sumber ini tahu lebih banyak atau – kadang – hanya memberi tambahan minor. Meski begitu, tambahan minor bisa memberi perspektif berbeda dan sering cukup berharga untuk dimasukkan.
• Tim anda – siapapun. Kalau anda bekerja pada konsultan SEO (atau mengerjakan SEO dalam sebuah tim), lebih baik lakukan brainstorming bersama. Atau kalau anda anggota tim khusus di organisasi/perusahaan yang sedang dikembangkan situsnya, lakukan brainstorming dengan karyawan lain.
• Media industri – Gunakan forum online, situs berita, situs referensi dan media offline untuk mengembangkan daftar terminologi yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan produk atau jasa anda.
• Customer – Konsumen berpengalaman akan mengenal istilah canggih yang anda gunakan, tapi orang kebanyakan tidak akan paham. Kalaupun tahu, mungkin mereka cuma pernah mendengar tanpa tahu artinya, dan kemungkinan tidak akan pernah menggunakannya pada saat melakukan pencarian umum.
• Kompetitor – Cara cepat dan mudah melakukan keyword research adalah dengan menemukan top 5 competitor (pilih kata kunci paling luas maknanya dalam industri anda, misal; “golf”, lakukan pencarian di Google,  ambil 5 situs yang ditampilkan paling atas) dan perhatikan keyword apa saja yang mereka gunakan.

Terakhir, kalau website-nya sudah ada dan terpasang program traffic monitoring, catat kata kunci pencarian yang digunakan oleh pengunjung (soal webstat kita perdalam nanti).

4 Alasan Kenapa Google Mengabaikan Anchor Text Pada Tautan (Link)

[postlink] http://wongmatoh.blogspot.com/2013/09/4-alasan-kenapa-google-mengabaikan-anchor-text-pada-tautan-link.html[/postlink]

belajar blog seo dan page rank mudahBelajar Blog Seo dan Page Rank

Anchor text, atau teks yang terdapat pada tautan yang mengarah ke website anda memiliki efek besar terhadap posisi situs anda di halaman hasil pencarian (SERP) Google.

Misalkan banyak situs lain ya
ng menggunakan anchor text “buy blue band” untuk menaut ke situs anda, maka besar kemungkinannya halaman anda yang ditaut tersebut mendapat posisi tinggi untuk frase “buy blue band” pada SERP Google.

Contoh kode HTML sebuah anchor text:

<a href=”http://www.myyoursite.com”>this is the anchor text</a>

Sayangnya tidak semua anchor text akan dinilai oleh Google. Perhatikan hal-hal berikut:

1. Atribut nofollow

Sudah sangat jelas, anchor text pada tautan yang mengandung atribut rel=”nofollow” tidak akan mempengaruhi Google. Misal:

<a href=”http://www.myyoursite.com” rel=”nofollow”>great keyword</a>

2. Karakter invalid pada URL

Sebuah URL yang mengandung karakter invalid tambahan kemungkinan mesin pencari tidak akan dapat mengindeksnya secara benar. Misal:

<a href=”http://www.myyoursite.com “>great keyword</a>

Pada contoh ini terdapat spasi pada akhir URL.
Perhatikan bahwa kebanyakan browser modern mampu memperbaiki kesalahan kecil ini dan menampilkan halaman dimaksud secara benar. Sayangnya, bot mesin pencari tampaknya kesulitan dengan masalah sederhana ini (atau sengaja melihatnya sebagai tanda kualitas rendah).

3. Tautan menggunakan 301 redirects

Matt Cutts dari Google mengkonfirmasi hal ini bahwa Google tidak akan memperhitungkan semua anchor text yang digunakan pada 301 redirects. Misal:

<a href=”http://www.myyoursite.com/page.htm”>great keyword</a>

Server web me-redirect “http://www.myyoursite.com/page.htm“ ke “http://www.myyoursite.com“ dengan 301 redirect, maka besar kemungkinannya Google tidak akan memperhitungkan link tersebut.

4. Hanya tautan pertama yang dilihat

Kalau sebuah halaman menaut lebih dari satu kali ke halaman yang sama maka Google akan menggunakan tautan (dan anchor text) yang muncul pertama dan mengabaikan yang lainnya. Misal:

<a href=”http://www.myyoursite.com”>This</a> is an example. The link text <a href=”http://www.myyoursite.com”>great keyword</a> will be ignored by Google.

Tautan pertama dan kedua menaut ke URL yang sama. Pada kasus seperti ini Google hanya akan memperhatikan tautan yang pertama dengan teks “This”. Tautan dan anchor teks berikutnya akan diabaikan.

Tautan adalah faktor paling penting kalau bicara soal mendapat ranking di Google dan mesin pencari utama lainnya.

sumber: dhany.web.id
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Wong Matoh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger